Showing posts with label Love Story. Show all posts
Showing posts with label Love Story. Show all posts

December 23, 2015

Ungu - Tercipta Untukku.

Menatap indahnya senyuman diwajahmu.
Membuat ku terdiam dan terpaku.
Mengerti akan hadirnya cinta terindah.
Saat kau peluk mesra tubuhku.

Banyak kata yang tak mampu ku ungkapkan kepada dirimu.

Aku ingin engkau slalu hadir dan temani aku.
Disetiap langkah yang meyakiniku, kau tercipta untukku.
Sepanjang hidupku.

Meski waktu akan mampu memanggil sluruh ragaku.
Ku ingin kau tau, ku slalu milikmu.
Yang mencintaimu, spanjang hidupku.


*

November 16, 2015

Kemaruk.

Judulnya diambil dari bahasa Jawa yang artinya rakus. Kenapa rakus? Karena pada dasarnya, semua manusia mempunyai sifat dasar ini, cuma kadarnya yang berbeda.
Nah, siapa yang kemaruk dalam postingan kali ini? Ada banyak, gue termasuk salah satunya. Hahaha :))

Salah satunya berawal dari kecerobohan gue, merambat ke segala hal. Hal yang awalnya gak perlu diributin, jadi ada yang ngeributin. But well, it's okay, pembelajaran buat gue juga. Bahwa kejujuran mahal harganya bos!
Maaf sebelumnya kalo ada salah penulisan kata disana sini, itu tandanya obat gue sudah bekerja dan gue mulai ngantuk banget. Hahaha!
Here we go.

October 14, 2015

The Script - For The First Time.



She's all laid up in bed with a broken heart.
While I'm drinking jack all alone in my local bar.
And we don't know how,
How we got into this mad situation,
Only doing things out of frustration.

Trying to make it work but man these times are hard,

She needs me now but I can't seem to find the time.
I've got a new job now on the unemployment line.
And we don't know how,
How we got into this mess, is it a God's test?
Someone help us, 'cause we're doing our best.

Trying to make it work but man these times are hard.

But we're gonna start by drinking old cheap bottles of wine.
Shit talking up all night.
Saying things we haven't for a while, a while, yeah.
We're smiling but we're close to tears.
Even after all these years.
We just now got the feeling that we're meeting for the first time.

She's in line at the DOLE, with her head held high.
While I just lost my job but didn't lose my pride.

But we both know how.
How we're gonna make it work when it hurts.
When you pick yourself up, you get kicked to the dirt.

Oh these times are hard.
Yeah, they're making us crazy.
Don't give up on me, Baby.

August 29, 2015

August.

Gue sejak 2 tahun yang lalu bener-bener musuhan sama yang namanya Agustus. Kalo bisa, Agustus dihilangkan dari nama bulan dalam tahun masehi. Jadi, habis Juli langsung September. Atau kalo gak gitu, jumlah harinya dibagi 2 ke Juli sama September.

Agustus 2013, seinget gue sih ini ya, gue jadi "jauh" sama orang yang gue sayang waktu itu gara-gara dia sibuk sama kegiatan ospeknya. Dan gue sudah ngerasa ada gelagat buruk juga bahwa dia dekat sama temen baru di Kampusnya. Kita yang awalnya memang sudah makin jauh di jarak, makin jauh di hati pula. Yang berujung gue putus sama dia setelah pacaran hampir 2 tahun apa ya.

Lalu, apa yang terjadi di Agustus tahun 2014? Nah ini yang akan jadi pokok bahasan di postingan kali ini. Bukan tentang orangnya, gue jelaskan dan bold dari awal begitu kali aja orangnya baca terus gak terima. Ini tentang attitude yang gak pantas buat ditiru, jadi ceritanya begini....

August 4, 2015

Begini Salah, Begitu Benar.




Mau sharing kayak biasanya sih ini, terinspirasi dari curhat sama seorang teman dan kalo judulnya terinspirasi dari lagunya Dewi Dewi dengan judul yang sama. Hehehe
Mungkin buat orang lain, gue sekarang ini lagi ceritain aib gue sendiri dengan bangganya. Buat orang yang nunggu gue ngelakuin kesalahan terus buat bahan ketawaan apalagi. Buat gue sih sama sekali enggak ya. Biar gak ada orang lain melakukan hal yang sama aja, ataupun kalo ada, harus lebih pintar dari gue strateginya. :p

Temanya masih sama, kayak postingan sebelumnya. Cuma kali ini gue mengalaminya gak sendirian, ada teman gue, sebut saja namanya A. Cerita kita sama, sama-sama jadi pacar kedua dari mantan kita yang mau nikah. Bedanya adalah:

July 26, 2015

Ari Lasso - Cinta Sejati.



Aku jatuh cinta padamu.
Sejak pertama kita bertemu.
Diam menghuni relung hati.
Kau tak pernah peduli.

Tuhan mengapa kau anugrahkan.
Cinta yang tak mungkin tuk bersatu.
Kau yang tlah lama kucintai.
Ada yang memiliki.

Cinta sejati.
Tak akan pernah mati.
S'lalu menghiasi ketulusan cinta ini.

Jalan hidup t'lah membuat kita.
Harus senantiasa bersama.
Lewati s'gala suka duka.
Tiada cinta bicara.

Dan kau selalu hanya diam membisu.
Meskipun kau tahu.
Betapa dalam cintaku.

Aku jatuh cinta padamu.

June 26, 2015

Rick Price - Heaven Knows.


She's always on my mind.
From the time I wake up, till I close my eyes.
She's everywhere I go, she's all I know.

Though she's so far away.
It just keeps getting stronger everyday
And even now she's gone, I'm still holding on.
So tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Maybe my love will come back someday.
Only heaven knows.
And maybe our hearts will find a way.
Only heaven knows.
And all I can do is hope & pray, 'coz heaven knows.

My friends keep telling me.
That if you really love her, you've gotta set her free.
And if she returns in kind, I'll know she's mine.
But tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Why I live in despair?
'Coz wide awake or dreamin', I know she's never there.
And all the time I act so brave, I'm shakin' inside.
Why does it hurt me so?

Heaven knows... Heaven knows.

June 5, 2015

Aku Sungguh Rindu Kita.

Hai, kamu yang nun jauh disana, semoga selalu dalam lindunganNya.
Jangan lupa bersyukur karena setiap harinya, kita masih bisa bersama.
Meski kita hanya bisa saling bertukar cita dan cinta lewat foto dan suara.

Sampai sekarang aku masih tak percaya.
Kamu yang dulu hilang entah kemana, bisa kembali aku temui tak hanya di mimpi saja.
Ya, ya, ya, kamu dulu menghilang karena salahku pastinya.
Cuma apa yang sudah biarlah sudah, sekarang kita bisa tertawa atasnya.

Benar kata orang, bahwa bahagia itu sederhana.
Ya, sesederhana ketika aku membuka WhatsApp, lalu ada pesanmu dari pagi buta.
Aku bahagia, kenapa? Sebelum kamu pergi ke kantor, setidaknya ada aku melintas di pikiranmu saat itu juga.
Meski setiap hari selalu ada saja masalah di kantormu, atau keluhan dari aku, semoga disana kau juga bahagia.
Karena, Sayang, bahagia harusnya memenuhi kehidupan kita meski dengan segala keterbatasannya.

May 31, 2015

Sayang, Aku Sungguh Rindu.

"Pagi sayang gue yang cantik, semangat ya kerjanya. Senyum jangan lupa. (:"
"Morning Gorgeous, have a happy day. Miss you so much here." 

Selalu ada pesan itu di WhatsApp setiap gue bangun pagi, karena dia yang kerjanya berangkat lebih pagi dari gue. Dia yang jam 5 sudah harus sampai kantor, karena harus morning briefing sama karyawan. Yang kurang tidurnya gara-gara setiap malam harus telponan sama gue sampai seenggaknya jam 01.00 baru bisa tidur, dia yang setiap malam cuma dapat tidur maks 3-4 jam sebelum berangkat kerja. Iya dia, yang sayang sama gue dari beberapa tahun yang lalu.

Kita seperti pasangan normal pada umumnya, yang membedakan hanyalah jarak yang membentang. Dulu, jarak 669-679 km sudah pernah gue lewati dulu sama Nicotine, dan gue kira itu bakalan jadi jarak terjauh yang gue tempuh untuk ketemu sama orang yang gue sayang. Ternyata Tuhan yang Maha Asik punya rencana lain. Hahaha
It takes more than that now, for someone more than Nicotine. Memang sih dari kereta yang awalnya cuma 12 jam menjadi pesawat 1 jam. Cuma, biaya yang kita butuhkan untuk ketemu, waktu yang kita tempuh, apalagi yang dia tempuh, gak sebanding sama lamanya kita ketemu.

Well, we both gave the best thing that we can give. Ketika mau ketemu, kita rencanakan berbulan-bulan sebelumnya. Nabung, berhemat disana-sini demi tiket pesawat, demi bisa pegang tangan masing-masing, demi bisa peluk selama yang kita mau, demi bisa cuddling sambil ngobrolin apa-apa yang terjadi selama kita jalan sendiri-sendiri. Am I happy with that?

May 9, 2015

The Rain - Gagal Bersembunyi.





Hei apa kabarmu jauh di sana?
Tiba-tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan.
Ku pikir aku berhasil melupakanmu.
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum.

Meskipun jalan kita tak bertemu.
Tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu.

Kau tahu aku merelakanmu.
Aku cuma rindu, aku cuma rindu.
Takkan mencoba tuk merebutmu.
Aku cuma rindu, itu saja.

Gagal, kali ini gagal bersembunyi.
Di balik kata-kata bijak, yang selalu mampu membuat aku terlihat tangguh.
Padahal, hancur lebur harapan yang terlanjur ku percaya.

Dan senyuman itu masih selalu menenangkanku.

April 29, 2015

You Are So Funny, Anonymous! (2)

Hoam, gak nyangka bakalan ada judul yang sama untuk yang kedua kalinya. Gue berasa macam artis famous loh banyak haters. Hahaha! XD
No, gue gak bangga, karena selain mereka iri sama apa yang gue punya, berarti gue ada kesalahan yang susah mereka terima atau susah mereka maafkan.

Dulu, gue diserang via Twitter, eh, sekarang via SMS sama ask.fm, dengan modus yang berbeda dengan yang sebelumnya. Flashback aja nih, dulu gue "diserang" via Twitter sama akun yang namanya menggunakan nama mantan yang jarang gue sebutkan pasca putus. Diolok-olokin sepuas-puasnya dia, gak gue balas, cuma gue baca doang biar seneng.

Lama gak dipeduliin, akhirnya dengan sendirinya menghilanglah itu akun dari dunia perTwitteran. Hampir setahun kemudian, ada sms masuk dari nomor yang gak ada di phonebook gue, twice. Komen soal gue yang gak bisa move on dari salah 1 mantan yang udah nikah. Is that true that I can't move on from him?

April 17, 2015

Rossa - Terlalu Cinta.



Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi.
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu.
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu.

Mengapa semua ini terjadi kepadaku?.

Tuhan maafkan diri ini.
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya.
Namun apalah daya ini.
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia....


*

April 6, 2015

Ada Band - Haruskah Kumati.


Bagaimana mestinya?
Membuatmu jatuh hati kepadaku.
Tlah kutuliskan sejuta puisi.
Meyakinkanmu membalas cintaku.

Haruskah ku mati karenamu.
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu.
Haruskah kurelakan hidupku?
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku.
Hentikan denyut nadi jantungku.
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku.
Untuk memilikimu

Adakah keikhlasan?
Dalam palung jiwamu mengetukmu.
Ajarkanmu bahasa perasaan.
Hingga hatimu tak lagi membeku.

Tiadakah ruang di hatimu untukku?
Yang mungkin bisa tuk kusinggahi.
Hanya sekedar penyejuk di saat ku layu.
Ku slalu menantimu hingga akhir masa.

*

March 31, 2015

Ungu - Kekasih Gelapku.


Ku mencintaimu, lebih dari apapun.
Meskipun tiada satu orang pun yang tahu.
Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku.
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku.

Ku tahu ku takkan selalu ada untukmu.
Disaat engkau merindukan diriku.
Ku tahu ku takkan bisa memberikanmu waktu.
Yang panjang dalam hidupku.

Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku.
Yang ku cari selama ini dalam hidupku.
Dan hanya padamu ku berikan sisa cintaku.
Yang panjang dalam hidupku.

March 16, 2015

Friend or Foe?

Gue bingung kasih judul apa, terus keingat sama judul lagunya t.A.T.u yang ini, Friend or Foe. Ceritanya nanti gak ada hubungannya sama sekali sama lagu itu, bahkan gue baru tahu liriknya siang ini, ya pas gue ngetik ini. Wkwkwkwk

Another story of my love life, ini ceritanya semua tentang 2 orang cowok yang suka sama cewek yang sama. Gue udah lebih dari 3x ngalamin kejadian macam begini. Dimulai dari jaman gue SMA dulu, sampe gue kerja sekarang. Cuma apa bedanya sama cerita yang mendasari gue buat ngepost di blog? Coba baca sampe selesai, mungkin ada yang bisa kalian ambil pelajaran. Soalnya gak bisa kalian ambil duitnya. #Apeu

Gue jaman SMA dulu sering banget deket sama 2 cowok, yang berujung dua-duanya gue pacarin semua rata-rata. Playgirl? You named it. LOL
Sebut saja A dan B yang temenan dari mereka SD-sekarang, gue awalnya kenal sama si A, jadian bentar terus putus. Nah kalo mereka ini, gue gak ngerencanain buat macarin dua-duanya sama sekali. Eh, semua gitu kalo gak salah sih. Gak lama putus dari A, gue dichat sama si B, gue nyaman, gue diajakin pacaran meskipun gak lama. Wkwkwkw :))

Ada juga kejadian serupa, antara C dan D yang temenan dan tetanggaan dari jaman SD-sekarang juga. Si C ini suka tipikal cewek yang girly, sedangkan gue jaman SMA preman banget. Dia selingkuh sama teman sebangku gue jaman kelas 1 SMA. Pasca putus, gue deketin dan jadian sama si D. Jahat? Enggak juga sih, kita impas lah hitungannya. Hahaha XD

Lalu, jaman gue SMA akhir/kuliah awal gue lupa, ada kejadiannya Heroin-Cocaine. Yang belum tahu, coba klik labels EX atau Mantan, semoga nemuin ceritanya ya. Hehehe :D
Everything's is good from that time, until nowadays. Mereka masih sahabatan sampe sekarang tanpa peduli soal status gue. Kalo dari apa yang gue tanyain ke Cocaine sih. Hehehe :p

Nah kalo jaman 1-2 tahun yang lalu, ada kejadian Nyo sama Sunshine. Yang ini, gue pas jadi pacarnya Nyo, gue cuma ngestalk Shine doang, tapi pake kagum sih. Hihihi :3
Baru jadian setelah gue putus sama Nyo ada kali setengah tahunan gitu, dan end upnya sama kayak yang lain, gak lama. Wkwkwk

Nah ini yang seru, buat gue sih, gak peduli buat kalian. Hahaha! Kejadiannya hampir 1 tahun ini, pelakunya ada 2 orang cowok. Sebut saja E dan F, teman yang saling kenal dan satu kosan sudah lama banget. Lalu apa yang bikin cerita mereka beda dari yang lain? Let see.

February 23, 2015

Lesson Learned.

Banyak hal yang terjadi dalam hidup gue selama gue gak ngeblog. Nah, beberapa mau gue share dalam 1 postingan. Bisa dijadiin bahan pelajaran buat yang lain, atau malah bisa buat bahan ketawaan. It depends on you. :)

Gue pernah baca tweet tentang "It's not about the time, it's about priority." Itu adalah kebenaran yang mutlak buat gue, kenapa? Karena gue pernah mengalami kejadian beberapa kali soal menjadi prioritas atau tidak didalam hidup seseorang. Kejadian pertama, kedua, dan ketiga berhubungan sama orang-orang yang mengenal gue lebih dari 5 tahun. Kejadian keempat berhubungan dengan orang yang barusan gue kenal.

Gue dulu pernah jahat dan posesif banget sama cowok gue, gue suruh dia milih antara gue atau teman-temannya. Dan sekarang keadaan berbalik, ketika teman-teman gue lebih sibuk sama orang yang mereka sayang, dan sudah jarang atau malah gak pernah kontakan sama gue. Karma strikes again, true, I admited that. Kejadian 1-3 ceritanya gue ceritain singkat-singkat aja ya? Gue ada teman yang memang barusan punya pacar setelah ribuan tahun lamanya jomblo. Lo tau sendiri kan gimana love birds? Kemana-mana berdua, ngapain aja berdua. Gue biasa mah bisa ngopi kapan aja sama dia, sekarang kepentok "Sorry ya, gue udah ada janji jalan sama cewek gue, kapan-kapan aja ya?" yang sampe sekarang gak terwujud buat sekedar ngopi bareng.

Yang kedua, ini mau gue pas lagi sekota sama dia, atau bahkan enggak, gimanapun ceritanya gak akan bisa ketemu. Dia ada kemungkinan baca cerita ini, dan dia sendirinya tahu betapa betenya gue dan betapa sering gue bahas tentang ini di Social Media manapun. It's the matter of priority, benar-benar kerasa banget didalam kasus ini. Akhirnya sampe gue sendiri pun ogah buat ngajakin ketemuan lagi, mau sampe mati gak ketemu juga gue udah rela. Lo tau setiap orang punya batasannya sendiri kan? :)

December 20, 2014

Surat Elektronik Untuk Kamu.

Surat elektronik untuk kamu, yang sampai detik ini aku rindu dan sungguh aku ingin bertemu.
Apa kabar? Salam hangat dan sayang selalu dari aku.
Yang diam-diam masih mencintaimu, mungkin melebihi perempuan manapun di hidupmu, kecuali ibu.
Yang doa-doanya tak pernah mengalpakan namamu.
Yang selalu ingin tahu berita terbaru tentangmu, meski tak ada lagi kamu di semua sosial mediaku.

Apa kamu masih seperti yang dulu?
Yang suka mengobrol denganku tentang apapun hingga lupa waktu.
Aku ingat selalu, segala-segala yang kau lakukan ketika kita duduk berdua. Ya, hanya kau dan aku, yang lain kita anggap tidak ada saat itu. 
Lalu, apa wangi rambutku masih jadi favoritemu?
Tidak akan lepas dari ingatanku, kamu yang suka melihatku cemberut setelah kamu mengacak-acak rambutku.

Momen favoritku masih sama dari beberapa waktu yang lalu.
Menyandarkan kepala di dadamu yang tak bidang memang, namun cukup untuk menenangkanku.
Atau menghamburkan diri di hangat pelukmu sambil sedikit menjinjitkan kakiku.
Dan tak lupa setelahnya, kau selalu mengecup lama keningku.

November 8, 2014

Kamu, Baik-Baik Ya.

Teruntuk kamu yang jauh disana.
Kamu, yang membuat rasa rinduku berlipat ganda.
Kamu, yang selalu bisa membuatku tertawa meski hanya dari kejauhan saja.
Kamu, yang paling bisa meredam amarah yang kadang meraja.
Kamu, yang paling tahu apa yang aku mau bahkan kadang sebelum aku meminta.

Yang pelukannya paling aku inginkan saat ini juga.
Dan kamu tahu? Membaui wangi tubuh dan parfummu bagiku adalah candu.
Tak bisa pula aku melewatkan barang semalam pun untuk tak mendengar suaramu.
Suara yang memang tak ada bagus-bagusnya, tapi mau apa? Aku suka.
Buatku, tentangmu tak pernah ada habis perihalnya.

Segala tentangmu buatku itu berharga.
Memang tak lebih dari nyawaku, atau pun setengahnya, aku harus tetap menggunakan logika.
Karena Sayang, jatuh cinta tak akan ada tantangannya bila menggunakan hati saja.
Kamu yang membuatku tak sabar menunggu Natal tiba.
Karena begitu Natal tiba, mungkin aku bisa memeluk dan menciummu selama yang aku mau.

October 6, 2014

Tak Pernah Kau Alpa.

Setiap hari aku jatuh cinta dengan orang yang sama.
Orang yang sampai sekarang otakku sendiri menolak untuk lupa.
Adalah dia. Bukan lagi bocah, remaja, tapi juga belum bisa disebut pria dewasa.
Meski aku tak pernah tak mencintainya, dimataku pun ia bukan sosok sempurna.
Masih ada cela disana-sininya, namun buatku itu bukan apa-apa.
Aku tahu gunanya celah itu dibiarkan tetap ada, agar aku bisa melengkapinya.

Kita memang tak lagi berdua, tapi bukan berarti kita tak boleh untuk sama-sama mencicipi bahagia.
Bahagiaku dengan bahagiamu sungguhlah berbeda.
Bahagiaku cukup ketika melihat kamu berbincang-bincang dengan temanmu disana, meski hanya lewat sosial media.
Aku tak tahu bahagiamu sekarang seperti apa, semoga aku masih menjadi alasannya.

Syukurnya, jarak yang ada tak pernah mengalpakan namamu didalam doa.
Untuk saat ini setidaknya. Untuk nanti, jangan ditanya.
Jika akulah yang memang diijinkan untuk menggenapkan ganjilmu, Tuhan pasti sudah memikirkan masak-masak semuanya.
Jika bukan, sedih pastilah ada, namun kau dan aku pastinya tahu jika Tuhan Maha Segala.

October 4, 2014

Gara-Gara Kamu, Gan!




Halo kamu yang disana, yang mencuri perhatian dengan segala gerak-geriknya.
Apa kabarmu? Kuharap kau selalu baik-baik saja.
Pun aku disini baik-baik saja, jika kau juga bertanya-tanya.
Lama kita tak bersua, terakhir kali memang aku yang menolak bertemu denganmu jika tak lupa.
Bukan aku tak lagi cinta, cuma aku tak akan pernah rela.
Melihatmu untuk terakhir kali dan kemudian menjadi bukan siapa-siapa.

Maafkan diriku yang masih belum bisa lupa.
Kepala mungkin bisa melupa dengan mudahnya, tapi hati? Sepertinya ia butuh waktu lebih lama.
Maafkan diriku bila apa yang kubuat untukmu, mulai dari tweet sampai postingan di blog mengganggu dan kau tak suka.
Abaikan saja, kau sudah ahli bukannya?
Kau yang lebih bisa, menyimpan rapat-rapat dan mengabaikan semuanya.
Entah itu hanya pura-pura, atau memang mudah sekali bagimu menghapus luka.
Namun jujur, ku harap itu hanyalah pura-pura saja. Dan masih ada aku dalam kamu, baik di hati maupun kepala.