Showing posts with label Kalimantan. Show all posts
Showing posts with label Kalimantan. Show all posts

August 29, 2015

August.

Gue sejak 2 tahun yang lalu bener-bener musuhan sama yang namanya Agustus. Kalo bisa, Agustus dihilangkan dari nama bulan dalam tahun masehi. Jadi, habis Juli langsung September. Atau kalo gak gitu, jumlah harinya dibagi 2 ke Juli sama September.

Agustus 2013, seinget gue sih ini ya, gue jadi "jauh" sama orang yang gue sayang waktu itu gara-gara dia sibuk sama kegiatan ospeknya. Dan gue sudah ngerasa ada gelagat buruk juga bahwa dia dekat sama temen baru di Kampusnya. Kita yang awalnya memang sudah makin jauh di jarak, makin jauh di hati pula. Yang berujung gue putus sama dia setelah pacaran hampir 2 tahun apa ya.

Lalu, apa yang terjadi di Agustus tahun 2014? Nah ini yang akan jadi pokok bahasan di postingan kali ini. Bukan tentang orangnya, gue jelaskan dan bold dari awal begitu kali aja orangnya baca terus gak terima. Ini tentang attitude yang gak pantas buat ditiru, jadi ceritanya begini....

August 4, 2015

Begini Salah, Begitu Benar.




Mau sharing kayak biasanya sih ini, terinspirasi dari curhat sama seorang teman dan kalo judulnya terinspirasi dari lagunya Dewi Dewi dengan judul yang sama. Hehehe
Mungkin buat orang lain, gue sekarang ini lagi ceritain aib gue sendiri dengan bangganya. Buat orang yang nunggu gue ngelakuin kesalahan terus buat bahan ketawaan apalagi. Buat gue sih sama sekali enggak ya. Biar gak ada orang lain melakukan hal yang sama aja, ataupun kalo ada, harus lebih pintar dari gue strateginya. :p

Temanya masih sama, kayak postingan sebelumnya. Cuma kali ini gue mengalaminya gak sendirian, ada teman gue, sebut saja namanya A. Cerita kita sama, sama-sama jadi pacar kedua dari mantan kita yang mau nikah. Bedanya adalah:

June 5, 2015

Aku Sungguh Rindu Kita.

Hai, kamu yang nun jauh disana, semoga selalu dalam lindunganNya.
Jangan lupa bersyukur karena setiap harinya, kita masih bisa bersama.
Meski kita hanya bisa saling bertukar cita dan cinta lewat foto dan suara.

Sampai sekarang aku masih tak percaya.
Kamu yang dulu hilang entah kemana, bisa kembali aku temui tak hanya di mimpi saja.
Ya, ya, ya, kamu dulu menghilang karena salahku pastinya.
Cuma apa yang sudah biarlah sudah, sekarang kita bisa tertawa atasnya.

Benar kata orang, bahwa bahagia itu sederhana.
Ya, sesederhana ketika aku membuka WhatsApp, lalu ada pesanmu dari pagi buta.
Aku bahagia, kenapa? Sebelum kamu pergi ke kantor, setidaknya ada aku melintas di pikiranmu saat itu juga.
Meski setiap hari selalu ada saja masalah di kantormu, atau keluhan dari aku, semoga disana kau juga bahagia.
Karena, Sayang, bahagia harusnya memenuhi kehidupan kita meski dengan segala keterbatasannya.

May 31, 2015

Sayang, Aku Sungguh Rindu.

"Pagi sayang gue yang cantik, semangat ya kerjanya. Senyum jangan lupa. (:"
"Morning Gorgeous, have a happy day. Miss you so much here." 

Selalu ada pesan itu di WhatsApp setiap gue bangun pagi, karena dia yang kerjanya berangkat lebih pagi dari gue. Dia yang jam 5 sudah harus sampai kantor, karena harus morning briefing sama karyawan. Yang kurang tidurnya gara-gara setiap malam harus telponan sama gue sampai seenggaknya jam 01.00 baru bisa tidur, dia yang setiap malam cuma dapat tidur maks 3-4 jam sebelum berangkat kerja. Iya dia, yang sayang sama gue dari beberapa tahun yang lalu.

Kita seperti pasangan normal pada umumnya, yang membedakan hanyalah jarak yang membentang. Dulu, jarak 669-679 km sudah pernah gue lewati dulu sama Nicotine, dan gue kira itu bakalan jadi jarak terjauh yang gue tempuh untuk ketemu sama orang yang gue sayang. Ternyata Tuhan yang Maha Asik punya rencana lain. Hahaha
It takes more than that now, for someone more than Nicotine. Memang sih dari kereta yang awalnya cuma 12 jam menjadi pesawat 1 jam. Cuma, biaya yang kita butuhkan untuk ketemu, waktu yang kita tempuh, apalagi yang dia tempuh, gak sebanding sama lamanya kita ketemu.

Well, we both gave the best thing that we can give. Ketika mau ketemu, kita rencanakan berbulan-bulan sebelumnya. Nabung, berhemat disana-sini demi tiket pesawat, demi bisa pegang tangan masing-masing, demi bisa peluk selama yang kita mau, demi bisa cuddling sambil ngobrolin apa-apa yang terjadi selama kita jalan sendiri-sendiri. Am I happy with that?

April 17, 2015

Rossa - Terlalu Cinta.



Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi.
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu.
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu.

Mengapa semua ini terjadi kepadaku?.

Tuhan maafkan diri ini.
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya.
Namun apalah daya ini.
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia....


*