Showing posts with label Favourite. Show all posts
Showing posts with label Favourite. Show all posts

August 10, 2016

Ungu - Cinta Dalam Hati.



Mungkin ini memang jalan takdirku.
Mengagumi tanpa dicintai.
Tak mengapa bagiku, asal kau pun bahagia dalam hidupmu, dalam hidupmu.
Telah lama kupendam perasaan itu. Menunggu hatimu menyambut diriku.
Tak mengapa bagiku, mencintaimu pun adalah bahagia untukku, bahagia untukku.

Kuingin kau tau, diriku disini menanti dirimu.
Meski kutunggu hingga ujung waktuku, dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya.
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja, tuk ucapkan slamat tinggal untuk slamanya.
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja.


March 13, 2016

Tulus - Pamit.




Tubuh saling bersandar.
Ke arah mata angin berbeda.
Kau menunggu datangnya malam.
Saat kumenanti fajar.

Sudah coba berbagai cara.
Agar kita tetap bersama.
Yang tersisa dari kisah ini.
Hanya kau takut ku hilang.

Perdebatan apapun menuju kata pisah.
Jangan paksakan genggamanmu.

Izinkan aku pergi dulu.
Yang berubah hanya tak lagi kumilikmu.
Kau masih bisa melihatku.
Kau harus percaya, kutetap teman baikmu.

March 7, 2016

Alter Bridge - In Loving Memory.



Kalo kalian nanya lagu apa yang sering tanpa sengaja keputar diplaylist handphone gue akhir-akhir ini, lagu ini jawabannya. Biasanya sih lagu ini gue dengerin kalo gue lagi kangen sama mantan gue, who is I can't reach anymore. Yang biasanya sih sudah punya pacar, atau bahkan sudah nikah.

Gue secara gak sengaja nemuin lagu ini di Warnet langganan gue waktu 8-9 tahun yang lalu. Bongkar-bongkar folder lagu yang disediain sama mas operator warnetnya. The only Alter Bridge's song that I know until at least last 2 years. Ini lagu galau kalo boleh gue bilang, lagu ditinggalin pastinya kalo soal mantan. Hehehe :D

March 6, 2016

"An End Is Just A New Beginning."

Supernova series (right to left): Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh. Akar, Petir, Partikel, Gelombang, Inteligensi Embun Pagi.)

Well, gue gak tau musti mulai darimana yang paling tepat. Mungkin gue ceritain dari awal gue jatuh cinta dengan serial ini beberapa tahun silam, tepatnya tahun 2013. Gue ada di Togamas Petra waktu itu, pasca gajian, dan belum tahu mau beli buku yang mana. Gue jalan ke rak buku teh Dewi "Dee" Lestari dan baca sinopsis dari Akar. Gue gak tahu, bahwa pada umumnya orang baca Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh dulu, sesuai urutan. Cuma gue putuskan buat jadi pembangkang (alah!), dimulai dari Akar, Partikel, Petir, Kesatria, Putri, dan Bintang Jatuh.

There's a number also on every side cover of the book. Yang untungnya bisa kalian baca sesuai urutan, atau acak. It doesn't matter. :)


Kenapa gak sesuai urutan? Gue baca sesuai sinopsis yang gue suka, dan bakalan selalu ada dalam ingatan gue, sinopsis kehidupan Bodhi Liong lah yang bikin gue tertarik buat beli bukunya. Bodhi Liong seorang tattoo artist yang hidup dan anomali fisiknya menarik banget buat gue. Buku kedua jatuh ke Partikel, story about my one and only lovely lady, Zarah Amala. Seorang gadis keturunan Arab-Sunda yang hidupnya penuh kejutan dan buat gue, dia selalu berhasil bangkit dengan anggun ketika dia terjatuh karena banyak hal.

Gue mungkin bisa dibilang fans baru Supernova, bukan fans yang mengikuti kisahnya dari 15 tahun yang lalu. Iya, 15 tahun yang lalu. Terbukti dari cover buku gue yang sudah cetakan kesekian. Hehehe :D
But, gue bangga bisa menjadi salah satu fans berat serial Supernova. Bangga bisa menjadi pembaca petualangan dan kisah hidup Ferre, Rana, Diva, Reuben, Dimas, Bodhi, Kell, Ishtar, Elektra, Toni alias Mpret, Zarah, Paul, Alfa, Kalden Sakya, Niki Evans, Gio, Firas, Bong, Liong, Kas, Simon, Sati, Togu Urat, Ronggur Panghutur, dll.

October 12, 2015

Kurang 999.998 Puisi Lagi.

Hai, maaf bila kau terganggu dengan segala puisi tentangmu.
Aku cuma rindu, namun cukup sadar diri untuk tidak mengajakmu bertemu.
Baru saja aku melihat Instagrammu, lalu patah hati aku.
Tak seharusnya aku merasakan rasa iri yang teramat sangat seperti itu.

Dia punya kamu, orang yang sangat aku sayang sejak beberapa waktu lalu.
Dia bisa menyentuhmu kapanpun dia mau, dia tak perlu menunggu seperti aku.
Tak perlu menunggu lama untuk bisa bertemu denganmu.
Dia tak perlu bermimpi seperti aku, hanya demi bisa melihat langsung paras tampanmu.
Atau untuk bisa menciummu selama yang aku mau.

June 26, 2015

Rick Price - Heaven Knows.


She's always on my mind.
From the time I wake up, till I close my eyes.
She's everywhere I go, she's all I know.

Though she's so far away.
It just keeps getting stronger everyday
And even now she's gone, I'm still holding on.
So tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Maybe my love will come back someday.
Only heaven knows.
And maybe our hearts will find a way.
Only heaven knows.
And all I can do is hope & pray, 'coz heaven knows.

My friends keep telling me.
That if you really love her, you've gotta set her free.
And if she returns in kind, I'll know she's mine.
But tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Why I live in despair?
'Coz wide awake or dreamin', I know she's never there.
And all the time I act so brave, I'm shakin' inside.
Why does it hurt me so?

Heaven knows... Heaven knows.

June 5, 2015

Aku Sungguh Rindu Kita.

Hai, kamu yang nun jauh disana, semoga selalu dalam lindunganNya.
Jangan lupa bersyukur karena setiap harinya, kita masih bisa bersama.
Meski kita hanya bisa saling bertukar cita dan cinta lewat foto dan suara.

Sampai sekarang aku masih tak percaya.
Kamu yang dulu hilang entah kemana, bisa kembali aku temui tak hanya di mimpi saja.
Ya, ya, ya, kamu dulu menghilang karena salahku pastinya.
Cuma apa yang sudah biarlah sudah, sekarang kita bisa tertawa atasnya.

Benar kata orang, bahwa bahagia itu sederhana.
Ya, sesederhana ketika aku membuka WhatsApp, lalu ada pesanmu dari pagi buta.
Aku bahagia, kenapa? Sebelum kamu pergi ke kantor, setidaknya ada aku melintas di pikiranmu saat itu juga.
Meski setiap hari selalu ada saja masalah di kantormu, atau keluhan dari aku, semoga disana kau juga bahagia.
Karena, Sayang, bahagia harusnya memenuhi kehidupan kita meski dengan segala keterbatasannya.

May 9, 2015

The Rain - Gagal Bersembunyi.





Hei apa kabarmu jauh di sana?
Tiba-tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan.
Ku pikir aku berhasil melupakanmu.
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum.

Meskipun jalan kita tak bertemu.
Tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu.

Kau tahu aku merelakanmu.
Aku cuma rindu, aku cuma rindu.
Takkan mencoba tuk merebutmu.
Aku cuma rindu, itu saja.

Gagal, kali ini gagal bersembunyi.
Di balik kata-kata bijak, yang selalu mampu membuat aku terlihat tangguh.
Padahal, hancur lebur harapan yang terlanjur ku percaya.

Dan senyuman itu masih selalu menenangkanku.

April 29, 2015

You Are So Funny, Anonymous! (2)

Hoam, gak nyangka bakalan ada judul yang sama untuk yang kedua kalinya. Gue berasa macam artis famous loh banyak haters. Hahaha! XD
No, gue gak bangga, karena selain mereka iri sama apa yang gue punya, berarti gue ada kesalahan yang susah mereka terima atau susah mereka maafkan.

Dulu, gue diserang via Twitter, eh, sekarang via SMS sama ask.fm, dengan modus yang berbeda dengan yang sebelumnya. Flashback aja nih, dulu gue "diserang" via Twitter sama akun yang namanya menggunakan nama mantan yang jarang gue sebutkan pasca putus. Diolok-olokin sepuas-puasnya dia, gak gue balas, cuma gue baca doang biar seneng.

Lama gak dipeduliin, akhirnya dengan sendirinya menghilanglah itu akun dari dunia perTwitteran. Hampir setahun kemudian, ada sms masuk dari nomor yang gak ada di phonebook gue, twice. Komen soal gue yang gak bisa move on dari salah 1 mantan yang udah nikah. Is that true that I can't move on from him?

April 17, 2015

Rossa - Terlalu Cinta.



Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi.
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu.
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu.

Mengapa semua ini terjadi kepadaku?.

Tuhan maafkan diri ini.
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya.
Namun apalah daya ini.
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia....


*

April 6, 2015

Ada Band - Haruskah Kumati.


Bagaimana mestinya?
Membuatmu jatuh hati kepadaku.
Tlah kutuliskan sejuta puisi.
Meyakinkanmu membalas cintaku.

Haruskah ku mati karenamu.
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu.
Haruskah kurelakan hidupku?
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku.
Hentikan denyut nadi jantungku.
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku.
Untuk memilikimu

Adakah keikhlasan?
Dalam palung jiwamu mengetukmu.
Ajarkanmu bahasa perasaan.
Hingga hatimu tak lagi membeku.

Tiadakah ruang di hatimu untukku?
Yang mungkin bisa tuk kusinggahi.
Hanya sekedar penyejuk di saat ku layu.
Ku slalu menantimu hingga akhir masa.

*

February 23, 2015

Supernova: Partikel, A Super Story of My Super Lady, Zarah Amala.

Supernova bisa dibilang karya sastra Indonesia berseri satu-satunya yang gue punya lengkap bukunya dan memang gue niatin buat koleksi. Berawal dari baca petualangan my adorable Bodhi di mulai dari Biara yang dibawahi guru Liong di daerah Lawang, Malang sampai dia bertemu dengan si ganteng yang ajaib, Kel, di Thailand. Kalo diurutin, Supernova itu diawali dengan Ksatria, Puteri, dan Bintang Jatuh, kemudian lanjut ke Akar, Petir, Partikel, dan yang paling terakhir ada Gelombang. Tersisa 1 lagi judul, dan pamungkas yang masih entah kapan terbit, Intelegensi Embun Pagi.

Gue membaca gak sesuai urutan yang ada, gue, seperti yang gue sebutkan diatas, seri pertama dan yang membuat gue penasaran dengan kelanjutannya adalah Akar, petualangan keren ala Bodhi Liong. Yang kedua, dan menjadi favourite gue dari sekarang adalah Zarah Amala, si Partikel Cinta. Cewek yang jago fotografi, yang dibesarkan oleh ayahnya sendiri dengan cara yang gak konvensional atau gak biasa ada di Indonesia.

Diawali dengan dia gak disekolahkan oleh ayahnya dan menjalani hari-harinya dengan home schooling kalo meminjam istilah yang ada sekarang. Zarah jadi lebih pintar dari teman sebayanya, bahkan kemampuannya untuk anak usia kelas 6 SD bisa disetarakan dengan anak kelas 3 SMA. Diawali dari ketertarikan ayahnya akan kerajaan besar fungi, dan juga didukung oleh pekerjaan ayahnya sebagai ahli mikologi, Zarah juga akhirnya mempunyai ketertarikan yang sama. Konflik diawali ketika Zarah gak disekolahkan, dan keputusan ayahnya ditentang oleh keluarga besarnya. Dan kemudian banyak konflik yang lain menyusul, mulai dari ketertarikan ayahnya yang berlebihan akan fungi hingga cenderung menelantarkan keluarga, kelahiran adiknya yang tidak normal, hingga hilangnya ayah yang benar-benar dia sayangi entah kemana secara misterius.

Selama masa pencariannya akan ayahnya, banyak yang harus Zarah hadapi. Membantu Koso, sahabat baiknya yang menderita Disleksia untuk bisa naik kelas semasa SMA dan kemudian meninggalkan dia ke London, mendapatkan kamera Nikon seri langka yang hanya diproduksi 300 units di dunia entah dari siapa di usianya ke 17. Kamera yang membawa dia ke Tanjung Puting, dan akhirnya menuju ke London.

December 4, 2014

Dibalik Lagu: Afgan - Sabar.

Lama gak ngeposting di blog ternyata, ini mau share cerita gak penting ah. Ya meski gue sadar, manalah ada postingan gue yang penting. Hahaha! :))

Gue mau share tentang cerita salah satu kisah sedih dan mengharukan perjalanan cinta gue, tssssah. Ceritanya jauh sebelum lagu Afgan - Sabar terkenal di kalangan anak muda kayak sekarang. Oh iya, ini cerita dibalik kenapa gue suka banget sama lagunya Afgan yang Sabar. Dan juga bisa jadi indikasi kalo gue kadang susah banget buat move on.

Terinspirasi dari bionya Gadang di Twitter juga sih, makanya langsung aja sekalian diposting apa yang ada di otak. Makasih atas inspirasinya Dang, biomu sungguh mengharukan. LOL

Ini salah satu cowok terbaik yang pernah gue miliki selama gue hidup, pacar pertama gue yang serius banget menjalin hubungan, dan dia cowok pertama yang bikin gue ngerasain gimana pacaran sampai hampir 3 tahun. Yang bikin gue pertama kali punya keluarga baru yang menerima gue apa adanya, tanpa menuntut ini itu, yang bisa banget gue anggap kayak keluarga gue sendiri.

Cowok yang bikin gue susah lupa, dan mungkin gak akan lupa dari jaman SMA kelas 1 sampe detik ini juga. Dia ganteng, buat gue, dan buat beberapa cewek saingan gue, of course! :))
Tinggi, lucu, modis, putih, ya tipe gue mah kebanyakan kayak gitu sih standardnya. Baik? Dia baik kok, meski 3 tahun pacaran, 3x juga ketahuan selingkuh. :))

Nah, gimana sih ceritanya gue bisa seneng banget dengerin Afgan - Sabar dan apa hubungannya sama cowok itu? Here we go!

November 8, 2014

Kamu, Baik-Baik Ya.

Teruntuk kamu yang jauh disana.
Kamu, yang membuat rasa rinduku berlipat ganda.
Kamu, yang selalu bisa membuatku tertawa meski hanya dari kejauhan saja.
Kamu, yang paling bisa meredam amarah yang kadang meraja.
Kamu, yang paling tahu apa yang aku mau bahkan kadang sebelum aku meminta.

Yang pelukannya paling aku inginkan saat ini juga.
Dan kamu tahu? Membaui wangi tubuh dan parfummu bagiku adalah candu.
Tak bisa pula aku melewatkan barang semalam pun untuk tak mendengar suaramu.
Suara yang memang tak ada bagus-bagusnya, tapi mau apa? Aku suka.
Buatku, tentangmu tak pernah ada habis perihalnya.

Segala tentangmu buatku itu berharga.
Memang tak lebih dari nyawaku, atau pun setengahnya, aku harus tetap menggunakan logika.
Karena Sayang, jatuh cinta tak akan ada tantangannya bila menggunakan hati saja.
Kamu yang membuatku tak sabar menunggu Natal tiba.
Karena begitu Natal tiba, mungkin aku bisa memeluk dan menciummu selama yang aku mau.

October 26, 2014

My Culinary Journey. (1)

Gue bingung mau kasih judul apa tiap ada postingan tentang tempat makan yang gue datangi, akhirnya gue pilih begitu aja daripada ribet. Hahaha! Baiklah, gue dulu, dulu banget kalo gak salah, janji bakalan posting soal tempat makan yang menurut gue patut buat direkomendasikan. Cuma, rasa malas mengalahkan segalanya seperti biasa. :))

Janji adalah janji bukan? Meskipun telat, gue tepatin satu per satu deh. Nah ini mau ngepost tentang salah satu langganan gue dari kecil, bahkan dari sewaktu bapak gue masih kecil dulu. Warung ini namanya warung nasi Wak Nganten. Gak ada plakat resmi ataupun spanduk yang menunjukkan tentang nama sih. Cuma dari gue kecil, gue tahunya namanya begitu dari emak gue, yang notabenenya adalah nenek gue dari pihak bapak.

Warung ini terletak di Jalan Raya Simo, atau lebih tepatnya sebelum masuk ke dalam Pasar Simo dari arah Tanjung Sari atau Simo Jawar, Surabaya Barat. Gue bisa dibilang reviewer yang gagal, karena gue gak bisa menggambarkan tepatnya bagaimana jalan menuju lokasi. Yang gue tahu, warungnya warna hijau, berpagar, dan warung terakhir sebelum masuk ke Pasar Simo bagian dalam. Dengan kata lain, warung ini terletak dipinggir jalan.

Awas jangan keliru, ada 2 warung sebelum masuk ke Pasar Simo bagian dalam. Nah warung yang gue maksud yang warna hijau dan warung terakhir. Warung yang sebelumnya kurang begitu enak masakannya, for my taste. Meskipun didaerah Pasar Simo, jujur, warung ini termasuk bersih dan terawat. Bebas dari bau gak enak pasar yang biasanya bisa dicium kalo kita makan didaerah pasar. Gue makan disana pun nyaman, tanpa pernah komplain tentang kebersihan. Apa aja menunya?

October 14, 2014

Unforgetable Adventure. (4)

Perjalanan gue kali ini bukan perjalanan biasa, perjalanan ke kota sebelah yang bisa ditempuh dengan jarak kurang lebih 60 menit lewat jalan tol. Diawali dengan gue harus bangun pagi, dan mau gak mau harus langsung mandi. Tujuan gue yang bikin kali ini jadi perjalanan yang berbeda. Mau kemana gue? Baca terus sampai habis, karena mungkin baru kali ini gue posting dengan bahasan yang agak berat.

Kenapa gue bilang agak berat? Mungkin banyak pelajaran hidup yang bisa kalian ambil dalam perjalanan gue kali ini. Yang membuat lo lebih bersyukur menjalani hidup, yang mungkin bakalan membuat lo berpikir bahwa apa yang lo alami sekarang bukanlah apa-apa dibanding dengan orang-orang yang ada di tempat yang mau gue kunjungi ini. Dan juga mungkin membuat lo berpikir lebih dari sekali ketika lo mau melakukan suatu kesalahan.

Mau kemana sih? Daritadi kok gak kasih tau mau kemananya??
Mau tahu gue kemana dan ngapain aja? Jangan bawel dan jadilah pembaca yang baik! :)

October 6, 2014

Tak Pernah Kau Alpa.

Setiap hari aku jatuh cinta dengan orang yang sama.
Orang yang sampai sekarang otakku sendiri menolak untuk lupa.
Adalah dia. Bukan lagi bocah, remaja, tapi juga belum bisa disebut pria dewasa.
Meski aku tak pernah tak mencintainya, dimataku pun ia bukan sosok sempurna.
Masih ada cela disana-sininya, namun buatku itu bukan apa-apa.
Aku tahu gunanya celah itu dibiarkan tetap ada, agar aku bisa melengkapinya.

Kita memang tak lagi berdua, tapi bukan berarti kita tak boleh untuk sama-sama mencicipi bahagia.
Bahagiaku dengan bahagiamu sungguhlah berbeda.
Bahagiaku cukup ketika melihat kamu berbincang-bincang dengan temanmu disana, meski hanya lewat sosial media.
Aku tak tahu bahagiamu sekarang seperti apa, semoga aku masih menjadi alasannya.

Syukurnya, jarak yang ada tak pernah mengalpakan namamu didalam doa.
Untuk saat ini setidaknya. Untuk nanti, jangan ditanya.
Jika akulah yang memang diijinkan untuk menggenapkan ganjilmu, Tuhan pasti sudah memikirkan masak-masak semuanya.
Jika bukan, sedih pastilah ada, namun kau dan aku pastinya tahu jika Tuhan Maha Segala.

Unforgetable Adventure. (3)

Okay, setiap ada judul begitu artinya gue habis jalan-jalan ke suatu tempat. Hobi gue memang jalan-jalan, entah yang cuma jalan-jalan ke Mall, jalan-jalan naik motor muterin kota, atau jalan-jalan ke luar kota. Yang belum cuma jalan-jalan ke luar negeri sama ke luar angkasa. Hehehe :))

Bulan kemaren sama bulan ini memang gue lebih sering jalan-jalan, sampai teman gue di Instagram komen "Jalan-jalan lagi?? (_ _')" di salah satu foto gue. Hahaha nah cerita kali ini jalan-jalannya berbeda dengan jalan-jalan sebelumnya. Kali ini gue jalan-jalannya antar perusahaan. Kok bisa? Iya, gue iseng melamar ke banyak perusahaan bulan September kemarin. Total ada lebih dari 50 perusahaan yang gue kirimin CV sama surat lamaran.

Buat yang sudah kenal gue, gue dulu memang kerja jadi guru di salah satu Playschool National+ di kota gue. Nah kenapa kok melamar pekerjaan di perusahaan lain? Kalo mau tahu, sini ketemu sama gue. Gak enak diobrolin disini soalnya. :)
Petualangan gue dimulai dari gue memutuskan untuk resign dari Sekolah tempat gue kerja per tanggal 1 September 2014. Gue, bukannya apa, tipenya paling bingung kalo gak ada kerjaan. I mean, kerjaan yang benar-benar kerja ya, bukan pekerjaan macam beres-beres rumah, dan lain lain. Itulah kenapa gue sampai kena warning dari pihak lowongan online gara-gara melamar pekerjaan ke lebih dari 50 perusahaan dalam sebulan. :))

Kenapa lo ngelamar pekerjaan di banyak perusahaan? Mau tau jawaban gue apa? Sini gue jelasin...

October 4, 2014

Gara-Gara Kamu, Gan!




Halo kamu yang disana, yang mencuri perhatian dengan segala gerak-geriknya.
Apa kabarmu? Kuharap kau selalu baik-baik saja.
Pun aku disini baik-baik saja, jika kau juga bertanya-tanya.
Lama kita tak bersua, terakhir kali memang aku yang menolak bertemu denganmu jika tak lupa.
Bukan aku tak lagi cinta, cuma aku tak akan pernah rela.
Melihatmu untuk terakhir kali dan kemudian menjadi bukan siapa-siapa.

Maafkan diriku yang masih belum bisa lupa.
Kepala mungkin bisa melupa dengan mudahnya, tapi hati? Sepertinya ia butuh waktu lebih lama.
Maafkan diriku bila apa yang kubuat untukmu, mulai dari tweet sampai postingan di blog mengganggu dan kau tak suka.
Abaikan saja, kau sudah ahli bukannya?
Kau yang lebih bisa, menyimpan rapat-rapat dan mengabaikan semuanya.
Entah itu hanya pura-pura, atau memang mudah sekali bagimu menghapus luka.
Namun jujur, ku harap itu hanyalah pura-pura saja. Dan masih ada aku dalam kamu, baik di hati maupun kepala.

October 2, 2014

Unforgetable Adventure. (2)

(Image: Google.com)

Which moon are you? Mine is The Travel Moon. According to that, gue mau posting lagi soal perjalanan ke luar kota gue, singkatnya pas waktu gue travelling. Masih di daerah Jawa Timur, kali ini ikut seseorang pulang kampung. Seseorang yang gue kenal lebih lama dari siapapun di dunia ini, kecuali Tuhan. Hehehe :D

Berangkat tanggal 30 September 2014, sehari sebelum ulang tahun gue. Iya gue abis ulang tahun, makasih buat yang ingat dan ucapin. Makasih juga kalo lo ucapin pas baca postingan ini, ditunggu kadonya. Ehehe :p
Gue nunggu jemputan di toko sekitar jam 10.00 lalu lanjut ke Terminal Purabaya atau lebih beken dengan nama Terminal Bungurasih buat lanjut via perjalanan darat dengan bus patas. Setelah menempuh perjalanan sekitar 2,5-3 jam, gue transit sebentar di rumah sodaranya yang ajakin gue, anggaplah namanya A. Transit sekitaran lebih dari 1 jam, buat nungguin yang bakalan jemput ke tujuan selanjutnya dan buat ngenakin badan pastinya.

Setelah jemputan datang, kita lanjut ke salah satu gunung dengan ketinggian 2563 mdpl. Disitu gue menginap dirumah keluarganya A, keluarganya welcome banget sama gue. Feels like home, capek badan ilang disenyumin sama banyak orang. Nah karena sampai sana sudah diatas jam 18.00, gue memutuskan untuk ganti baju doang tanpa mandi. Jorok? Bodoh amat, disana air dinginnya Batu, Malang mah lewat.

Kita ngobrol tentang banyak hal diruang keluarga sambil nonton TV, dan disana jam 21.00 orang serumah sudah tidur semua, kecuali gue yang masih berusaha buat tidur. Kenapa gue masih gak tidur juga?