Showing posts with label Morphine. Show all posts
Showing posts with label Morphine. Show all posts

May 9, 2015

The Rain - Gagal Bersembunyi.





Hei apa kabarmu jauh di sana?
Tiba-tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan.
Ku pikir aku berhasil melupakanmu.
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum.

Meskipun jalan kita tak bertemu.
Tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu.

Kau tahu aku merelakanmu.
Aku cuma rindu, aku cuma rindu.
Takkan mencoba tuk merebutmu.
Aku cuma rindu, itu saja.

Gagal, kali ini gagal bersembunyi.
Di balik kata-kata bijak, yang selalu mampu membuat aku terlihat tangguh.
Padahal, hancur lebur harapan yang terlanjur ku percaya.

Dan senyuman itu masih selalu menenangkanku.

April 17, 2015

Rossa - Terlalu Cinta.



Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi.
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu.
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu.

Mengapa semua ini terjadi kepadaku?.

Tuhan maafkan diri ini.
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya.
Namun apalah daya ini.
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia....


*

March 31, 2015

Ungu - Kekasih Gelapku.


Ku mencintaimu, lebih dari apapun.
Meskipun tiada satu orang pun yang tahu.
Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku.
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku.

Ku tahu ku takkan selalu ada untukmu.
Disaat engkau merindukan diriku.
Ku tahu ku takkan bisa memberikanmu waktu.
Yang panjang dalam hidupku.

Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku.
Yang ku cari selama ini dalam hidupku.
Dan hanya padamu ku berikan sisa cintaku.
Yang panjang dalam hidupku.

September 15, 2014

A Thing to Think. (4)

"It hurts to let go. It hurts more to hold onto someone who doesn't want to be there." #TheSW - @TheSingleWoman

Lagi banyak hal yang pengen gue posting di blog, even it just a story for you to laugh at or a simple thing to think from a simple minded side. According to that quote, I do know how does it feels, several times in my life that I can't count, for sure. Topik yang sering gue angkat kedalam blog, yang melandasi kebanyakan postingan gue, selain ketika gue sedang jatuh cinta. Hehehe

"The best part of loving someone was letting them go." - Me myself

Gue pernah posting seperti itu, entah di blog maupun di Twitter. Sounds bullshit, buat pertama kali memang gue akui seperti itu. Gue belum pernah nemuin sih di hidup gue, orang yang barusan putus sama pacarnya bisa gak galau sama sekali, sama sekali. I mean, if you love them so much, then suddenly they choose to go away from you, at least you'll feel something's missing, there's a hole in your life. Gue contohnya, mungkin bagi orang lain, kayaknya gak mungkin bisa sayang banget sama orang dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan, but I can do that. When I fall in love, I fall harder than I should fall. Hehehe >.<

Cuma memang lama kelamaan, merelakan seseorang pergi adalah hal yang gampang. Kenapa gampang? Ketika otak lo sudah cukup tenaga buat mikir apa yang kemaren-kemaren lo gak bisa pikirin atau bahkan sama sekali gak terlintas dalam pikiran lo sendiri. Everything takes time for me, even sometimes twice than others need. Move on buat gue bukan perkara gampang, looking at Morphine case, who forever hard for me to forget. Atau juga soal Shine yang cuma mampir kurang dari 2 bulan dalam hidup gue.

May 11, 2014

Gigi - My Facebook.


Kemaren pas nonton Soundrenaline 2014, ada lagu ini dinyanyiin sama akang Armand Maulana. Jadi aja keinget sama percakapan dan kejadian jaman SMA atau kuliah awal gitu. Ceritanya hampir mirip sama lirik lagu ini, bedanya cuma kita (gue sama Abang) ketemunya di real. Posisi gue sudah pacaran sama Morphine, tapi waktu itu Abang masih sayang banget sama gue, dan kita juga masih deket. Deket juga guenya udah gak ada rasa sih waktu itu. Oh iya, Abang tahu posisi gue kayak gimana waktu itu. Dan, mantan gue sebelum Morphine ya Abang ini. :)

Awalnya, gue gak ngerti ada lagu ini, terus dikasih tau sama si Mbak Nita, dan karena gue kepo, gue search di Youtube. Gue play, dengerin liriknya dengan seksama, serta baca pelan-pelan. Langsung waktu itu "Bangke, ada lagu begini ya?! :))" adalah respon yang pertama kali terucap setelah beres dengerin dan download. Gue suruh Abang dengerin juga sebelum ketemu sama gue, waktu itu gue lupa tepatnya Abang posisi udah punya cewek apa belum.

Nah, waktu itu gue inget, malam hari pas gue mau ke rumahnya Morphine kalo gak salah. Tiba-tiba Abang datang ke toko....

April 7, 2014

Cowok Gamer.

(Image: Google.com)

Ntah kenapa, gue lagi tergila-gila banget sama dia. My Man banget udah, ganteng, tinggi, lucu, baik, sayang keluarga, gamer pula, alamak jang! Okay, bukan cerita soal dia kok postingan kali ini, cukup gue puja dia dalam hati sama otak aja. Hehehe

Postingan kali ini sesuai judul yang ada, "Cowok Gamer". Gue gamer, dan itu pasti jadi alasan utama kenapa gue suka banget sama cowok gamer. Kita jadi satu hobby, gak saling ganggu biasanya gitu itu, kadang malah ngegame bareng biasanya, dan saling tukar strategi. Hehehe Banyak mantan gue yang gamer, ada Morphine, Nicotine sama Nyo. Kenapa gue sebut 3 itu? Karena cerita gue nanti ada yang menyebut nama mereka. :)

Gue suka cowok gamer karena ya itu tadi, mereka gak ngelarang gue main game, asal tahu waktu dan keadaan ya. Gue paling gak suka ada yang ngelarang gue main game macam emak gue, padahal passion gue disitu. Hiburan gue selain jalan-jalan, makan, dan baca buku ya ngegame itu. Gue bisa jadi orang lain di game, bukan berkepribadian lain. Nah, gue paling suka kalo ngeliatin cowok yang lagi serius main game. Mereka keliatan keren banget, dan end upnya gue selalu lebih fokus ke gerak-gerik mereka pas waktu main game, bukan sama penjelasannya soal game. Hehehe :D

Kayak gini ceritanya....