Mungkin ini memang jalan takdirku.
Mengagumi tanpa dicintai.
Tak mengapa bagiku, asal kau pun bahagia dalam hidupmu, dalam hidupmu. Telah lama kupendam perasaan itu. Menunggu hatimu menyambut diriku.
Tak mengapa bagiku, mencintaimu pun adalah bahagia untukku, bahagia untukku.
Kuingin kau tau, diriku disini menanti dirimu.
Meski kutunggu hingga ujung waktuku, dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya.
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja, tuk ucapkan slamat tinggal untuk slamanya.
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja.
Kalo kalian nanya lagu apa yang sering tanpa sengaja keputar diplaylist handphone gue akhir-akhir ini, lagu ini jawabannya. Biasanya sih lagu ini gue dengerin kalo gue lagi kangen sama mantan gue, who is I can't reach anymore. Yang biasanya sih sudah punya pacar, atau bahkan sudah nikah.
Gue secara gak sengaja nemuin lagu ini di Warnet langganan gue waktu 8-9 tahun yang lalu. Bongkar-bongkar folder lagu yang disediain sama mas operator warnetnya. The only Alter Bridge's song that I know until at least last 2 years. Ini lagu galau kalo boleh gue bilang, lagu ditinggalin pastinya kalo soal mantan. Hehehe :D
Aku buat untuk kamu yang sedang tidak berada dalam kota yang sama,
Bagaimana kabarmu disana? Masih mencoba berpura-pura bahagia?
Ketika dia yang kamu sayangi setengah hidup meninggalkanmu dengan laki-laki lain yang lebih punya segalanya.
Bagaimana rasanya? Setengah hidup yang kamu perjuangkan mati-matian, membalasmu dengan perlakuan yang demikian.
Jahat rasanya jika aku tertawa, namun kau pun memperlakukan aku dengan cara yang sama.
Kenapa? Tidak terima?
Kenapa harus tidak terima? Biar ku ingatkan kenapa aku bisa tertawa bahagia ketika kamu tidak lagi bisa bersamanya.
Kenapa juga aku masih bisa tersenyum padahal kamu yang aku sayangi sedang terluka.
Masih ingat beberapa waktu lalu? Ketika aku ingin berusaha membahagiakanmu, kau dengan tegas menolakku.
Dengan segala caramu, kau tak begitu hiraukan aku.
Dipikiranmu hanya ada dia, hanya ada bagaimana cara membuatnya kembali ke pelukanmu seperti dahulu kala.
Tanpa peduli, bagaimana perasaanku saat itu. Aku baik-baik saja, atau terluka.
Lama banget rasanya gak update blog, nah update yang simple dulu aja. Gue suka karaoke, cuma pas sudah karaoke, lupa mau nyanyi apa. Suka bingung sendiri lihat playlist di handphone, terakhir kali kemaren kena omongan begini "Hayoooo, lihat playlist handphone. Mau nyanyi apa lagi?" :))
Nah ini mau buat list lagu yang pengen dinyanyiin, jadi kalo lupa, tinggal lihat di blog aja. Ambil praktisnya gitu. Soal urusan kuat gak kuat suaranya mah urusan belakang. Wkwkwkwkwkwk
Bisa diupdate sewaktu-waktu juga sih, bisa juga buat referensi yang lain soal playlist.
List lagu yang mau dinyanyiin pas karaoke:
1. Ari Lasso - Cinta Sejati.
2. Ada Band - Haruskah Ku Mati.
3. Ada Band - Setengah Hati.
4. Ada Band feat Gita Gutawa - Yang Terbaik Bagimu. (Jangan Lupakan Ayah)
5. Sammy Simorangkir - Dia.
6. Jerry Yan - 我是真的真的很愛妳. 7. Wiwik Sagita - Layang Swara. 8. Avenged Sevenfold - Dear God. 9. Afgan - Sabar. 10. Afgan - Bukan Cinta Biasa. 11. Slam - Gerimis Mengundang. 12. No Regret Life - Nakushita Kotoba. 13. Ungu - Kekasih Gelapku. 14. Ungu - Cinta Dalam Hati. 15. Alter Bridge - In Loving Memory. 16. Geisha - Tak Kan Pernah Ada. 17. Sherina - Cinta Pertama Dan Terakhir. 18. Kerispatih - Kesalahan Yang Sama. 19. Armada - Pergi Pagi, Pulang Pagi. 20. Armada - Apa Kabar Sayang. 21. Armada - Cinta Itu Buta. 22. Laza Morgan - This Girl. 23. My Chemical Romance - I Don't Love You. 24. Padi - Mahadewi. 25. Padi - Semua Tak Sama. 26. Richard Marx - Right Here Waiting. 27. Rick Price - Heaven Knows.
Ku mencintaimu, lebih dari apapun.
Meskipun tiada satu orang pun yang tahu.
Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku.
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku.
Ku tahu ku takkan selalu ada untukmu.
Disaat engkau merindukan diriku.
Ku tahu ku takkan bisa memberikanmu waktu.
Yang panjang dalam hidupku.
Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku.
Yang ku cari selama ini dalam hidupku.
Dan hanya padamu ku berikan sisa cintaku.
Yang panjang dalam hidupku.
Lama gak ngeposting di blog ternyata, ini mau share cerita gak penting ah. Ya meski gue sadar, manalah ada postingan gue yang penting. Hahaha! :))
Gue mau share tentang cerita salah satu kisah sedih dan mengharukan perjalanan cinta gue, tssssah. Ceritanya jauh sebelum lagu Afgan - Sabar terkenal di kalangan anak muda kayak sekarang. Oh iya, ini cerita dibalik kenapa gue suka banget sama lagunya Afgan yang Sabar. Dan juga bisa jadi indikasi kalo gue kadang susah banget buat move on.
Terinspirasi dari bionya Gadang di Twitter juga sih, makanya langsung aja sekalian diposting apa yang ada di otak. Makasih atas inspirasinya Dang, biomu sungguh mengharukan. LOL
Ini salah satu cowok terbaik yang pernah gue miliki selama gue hidup, pacar pertama gue yang serius banget menjalin hubungan, dan dia cowok pertama yang bikin gue ngerasain gimana pacaran sampai hampir 3 tahun. Yang bikin gue pertama kali punya keluarga baru yang menerima gue apa adanya, tanpa menuntut ini itu, yang bisa banget gue anggap kayak keluarga gue sendiri.
Cowok yang bikin gue susah lupa, dan mungkin gak akan lupa dari jaman SMA kelas 1 sampe detik ini juga. Dia ganteng, buat gue, dan buat beberapa cewek saingan gue, of course! :))
Tinggi, lucu, modis, putih, ya tipe gue mah kebanyakan kayak gitu sih standardnya. Baik? Dia baik kok, meski 3 tahun pacaran, 3x juga ketahuan selingkuh. :))
Nah, gimana sih ceritanya gue bisa seneng banget dengerin Afgan - Sabar dan apa hubungannya sama cowok itu? Here we go!
Teruntuk kamu yang jauh disana.
Kamu, yang membuat rasa rinduku berlipat ganda.
Kamu, yang selalu bisa membuatku tertawa meski hanya dari kejauhan saja.
Kamu, yang paling bisa meredam amarah yang kadang meraja.
Kamu, yang paling tahu apa yang aku mau bahkan kadang sebelum aku meminta.
Yang pelukannya paling aku inginkan saat ini juga.
Dan kamu tahu? Membaui wangi tubuh dan parfummu bagiku adalah candu.
Tak bisa pula aku melewatkan barang semalam pun untuk tak mendengar suaramu.
Suara yang memang tak ada bagus-bagusnya, tapi mau apa? Aku suka.
Buatku, tentangmu tak pernah ada habis perihalnya.
Segala tentangmu buatku itu berharga.
Memang tak lebih dari nyawaku, atau pun setengahnya, aku harus tetap menggunakan logika.
Karena Sayang, jatuh cinta tak akan ada tantangannya bila menggunakan hati saja.
Kamu yang membuatku tak sabar menunggu Natal tiba.
Karena begitu Natal tiba, mungkin aku bisa memeluk dan menciummu selama yang aku mau.
Halo kamu yang disana, yang mencuri perhatian dengan segala gerak-geriknya.
Apa kabarmu? Kuharap kau selalu baik-baik saja.
Pun aku disini baik-baik saja, jika kau juga bertanya-tanya.
Lama kita tak bersua, terakhir kali memang aku yang menolak bertemu denganmu jika tak lupa.
Bukan aku tak lagi cinta, cuma aku tak akan pernah rela.
Melihatmu untuk terakhir kali dan kemudian menjadi bukan siapa-siapa.
Maafkan diriku yang masih belum bisa lupa.
Kepala mungkin bisa melupa dengan mudahnya, tapi hati? Sepertinya ia butuh waktu lebih lama.
Maafkan diriku bila apa yang kubuat untukmu, mulai dari tweet sampai postingan di blog mengganggu dan kau tak suka.
Abaikan saja, kau sudah ahli bukannya?
Kau yang lebih bisa, menyimpan rapat-rapat dan mengabaikan semuanya.
Entah itu hanya pura-pura, atau memang mudah sekali bagimu menghapus luka.
Namun jujur, ku harap itu hanyalah pura-pura saja. Dan masih ada aku dalam kamu, baik di hati maupun kepala.
Pantasnya kamu mencintai, yang juga cintai dirimu.
Cinta kamu ....
Lepaskanlah ikatanmu dengan aku, biar kamu senang.
Bila berat melupakan aku, pelan-pelan saja.
Tak ada niat menyakiti, inilah hatiku.
Pantasnya kamu mencintai, yang juga cintai dirimu.
Cinta kamu ....
Pelan-pelan saja, pelan-pelan saja.
Lepaskan aku, lepaskan aku, lepaskan aku.
Pelan-pelan saja.
*
Entah kenapa, malam ini gue pengen banget dengerin ini lagu sampe belain download dulu. Ini lagu jaman gue SMA dulu sih, cuma masih enak banget buat didengerin sampe saat ini. Gue, entah kenapa suka melakukan segala hal itu passionate.
I know you're somewhere out there.
Somewhere far away.
I want you back, I want you back.
My neighbors think I'm crazy.
But they don't understand.
You're all I had, you're all I had.
At night when the stars light up my room.
I sit by myself, talking to the moon.
Trying to get to you.
In hopes you're on the other side talking to me too.
Or am I a fool who sits alone talking to the moon?
I'm feeling like I'm famous.
The talk of the town.
They say I've gone mad, yeah, I've gone mad.