Showing posts with label Life Story. Show all posts
Showing posts with label Life Story. Show all posts

July 7, 2017

Pregnancy Is A Gift (2)

Hello, I'm back!
Sesuai omongan dipostingan sebelumnya, gue mau sharing soal kehamilan gue trimester pertama or mungkin bisa sharing juga soal beberapa promil yang gue tau. Hehehe :D
Setelah drama kumbara dipostingan sebelumnya, postingan ini juga bakalan penuh drama sih. :))))))))))

Trimester pertama or TM1 gue benar-benar perjuangan berat. Flashback ya, pertama pas telat 5 hari, setelah testpack dan hasilnya positive, sama suami pergi ke dokter kandungan, gak ada tanda" hamil pas USG rahim. Katanya cuma mau mens, dengan omongan yang gak enak. Dan bikin mewek setelah keluar dari ruangan praktek. Ganti dokter next weeknya, Alhamdulillah UK 5 w udah ada kantong janin even kecil. Terus sempet flek karena hubungan badan di usia muda kehamilan dan kekencengan. Wkwkwkwkwkw :))
Mual muntah hebat dari UK 7 w, sampe UK 14 w. Keluar masuk RS 2x, berat badan turun 5 kg, ngerasain muntah darah karena tenggorokan luka, gak kerja ada kali 1 bulan, dan berujung resign. Ngobat terus sehari 3x dengan 2 macam obat, biar bisa kemasukan makanan buat nutrisi janin, stress karena suka tengkar sama orang sekitar gara" gue yang terlalu egois.

Ngerasain gimana rasanya 2 bulan gak makan nasi dengan normal. Minum seteguk, muntahnya seember. Makan 2 suap, muntahnya seember. Baru bisa tidur pas jam 03.00 setiap hari, itu juga gara" kecapean muntah. Suami sama mamah ikutan sakit karena mikirin gue, kerjaan mereka amburadul. Besar banget yak efeknya? Cuma gue bersyukur, mereka berdua bukan type yang gampang menyerah kayak gue. Demi gue lebih sehat, mereka mau capek" demi gue. (Makasih Mah, makasih sayangkuh!)

Lalu?

August 10, 2016

Ungu - Cinta Dalam Hati.



Mungkin ini memang jalan takdirku.
Mengagumi tanpa dicintai.
Tak mengapa bagiku, asal kau pun bahagia dalam hidupmu, dalam hidupmu.
Telah lama kupendam perasaan itu. Menunggu hatimu menyambut diriku.
Tak mengapa bagiku, mencintaimu pun adalah bahagia untukku, bahagia untukku.

Kuingin kau tau, diriku disini menanti dirimu.
Meski kutunggu hingga ujung waktuku, dan berharap rasa ini kan abadi untuk selamanya.
Dan ijinkan aku memeluk dirimu kali ini saja, tuk ucapkan slamat tinggal untuk slamanya.
Dan biarkan rasa ini bahagia untuk sekejap saja.


March 13, 2016

Tulus - Pamit.




Tubuh saling bersandar.
Ke arah mata angin berbeda.
Kau menunggu datangnya malam.
Saat kumenanti fajar.

Sudah coba berbagai cara.
Agar kita tetap bersama.
Yang tersisa dari kisah ini.
Hanya kau takut ku hilang.

Perdebatan apapun menuju kata pisah.
Jangan paksakan genggamanmu.

Izinkan aku pergi dulu.
Yang berubah hanya tak lagi kumilikmu.
Kau masih bisa melihatku.
Kau harus percaya, kutetap teman baikmu.

March 7, 2016

Alter Bridge - In Loving Memory.



Kalo kalian nanya lagu apa yang sering tanpa sengaja keputar diplaylist handphone gue akhir-akhir ini, lagu ini jawabannya. Biasanya sih lagu ini gue dengerin kalo gue lagi kangen sama mantan gue, who is I can't reach anymore. Yang biasanya sih sudah punya pacar, atau bahkan sudah nikah.

Gue secara gak sengaja nemuin lagu ini di Warnet langganan gue waktu 8-9 tahun yang lalu. Bongkar-bongkar folder lagu yang disediain sama mas operator warnetnya. The only Alter Bridge's song that I know until at least last 2 years. Ini lagu galau kalo boleh gue bilang, lagu ditinggalin pastinya kalo soal mantan. Hehehe :D

November 16, 2015

Kemaruk.

Judulnya diambil dari bahasa Jawa yang artinya rakus. Kenapa rakus? Karena pada dasarnya, semua manusia mempunyai sifat dasar ini, cuma kadarnya yang berbeda.
Nah, siapa yang kemaruk dalam postingan kali ini? Ada banyak, gue termasuk salah satunya. Hahaha :))

Salah satunya berawal dari kecerobohan gue, merambat ke segala hal. Hal yang awalnya gak perlu diributin, jadi ada yang ngeributin. But well, it's okay, pembelajaran buat gue juga. Bahwa kejujuran mahal harganya bos!
Maaf sebelumnya kalo ada salah penulisan kata disana sini, itu tandanya obat gue sudah bekerja dan gue mulai ngantuk banget. Hahaha!
Here we go.

October 14, 2015

The Script - For The First Time.



She's all laid up in bed with a broken heart.
While I'm drinking jack all alone in my local bar.
And we don't know how,
How we got into this mad situation,
Only doing things out of frustration.

Trying to make it work but man these times are hard,

She needs me now but I can't seem to find the time.
I've got a new job now on the unemployment line.
And we don't know how,
How we got into this mess, is it a God's test?
Someone help us, 'cause we're doing our best.

Trying to make it work but man these times are hard.

But we're gonna start by drinking old cheap bottles of wine.
Shit talking up all night.
Saying things we haven't for a while, a while, yeah.
We're smiling but we're close to tears.
Even after all these years.
We just now got the feeling that we're meeting for the first time.

She's in line at the DOLE, with her head held high.
While I just lost my job but didn't lose my pride.

But we both know how.
How we're gonna make it work when it hurts.
When you pick yourself up, you get kicked to the dirt.

Oh these times are hard.
Yeah, they're making us crazy.
Don't give up on me, Baby.

October 12, 2015

Kurang 999.998 Puisi Lagi.

Hai, maaf bila kau terganggu dengan segala puisi tentangmu.
Aku cuma rindu, namun cukup sadar diri untuk tidak mengajakmu bertemu.
Baru saja aku melihat Instagrammu, lalu patah hati aku.
Tak seharusnya aku merasakan rasa iri yang teramat sangat seperti itu.

Dia punya kamu, orang yang sangat aku sayang sejak beberapa waktu lalu.
Dia bisa menyentuhmu kapanpun dia mau, dia tak perlu menunggu seperti aku.
Tak perlu menunggu lama untuk bisa bertemu denganmu.
Dia tak perlu bermimpi seperti aku, hanya demi bisa melihat langsung paras tampanmu.
Atau untuk bisa menciummu selama yang aku mau.

October 6, 2015

Kurang 999.999 Puisi Lagi.

Aku buat untuk kamu yang sedang tidak berada dalam kota yang sama,

Bagaimana kabarmu disana? Masih mencoba berpura-pura bahagia?
Ketika dia yang kamu sayangi setengah hidup meninggalkanmu dengan laki-laki lain yang lebih punya segalanya.
Bagaimana rasanya? Setengah hidup yang kamu perjuangkan mati-matian, membalasmu dengan perlakuan yang demikian.
Jahat rasanya jika aku tertawa, namun kau pun memperlakukan aku dengan cara yang sama.

Kenapa? Tidak terima?
Kenapa harus tidak terima? Biar ku ingatkan kenapa aku bisa tertawa bahagia ketika kamu tidak lagi bisa bersamanya.
Kenapa juga aku masih bisa tersenyum padahal kamu yang aku sayangi sedang terluka.
Masih ingat beberapa waktu lalu? Ketika aku ingin berusaha membahagiakanmu, kau dengan tegas menolakku.
Dengan segala caramu, kau tak begitu hiraukan aku.
Dipikiranmu hanya ada dia, hanya ada bagaimana cara membuatnya kembali ke pelukanmu seperti dahulu kala.
Tanpa peduli, bagaimana perasaanku saat itu. Aku baik-baik saja, atau terluka.

August 4, 2015

Begini Salah, Begitu Benar.




Mau sharing kayak biasanya sih ini, terinspirasi dari curhat sama seorang teman dan kalo judulnya terinspirasi dari lagunya Dewi Dewi dengan judul yang sama. Hehehe
Mungkin buat orang lain, gue sekarang ini lagi ceritain aib gue sendiri dengan bangganya. Buat orang yang nunggu gue ngelakuin kesalahan terus buat bahan ketawaan apalagi. Buat gue sih sama sekali enggak ya. Biar gak ada orang lain melakukan hal yang sama aja, ataupun kalo ada, harus lebih pintar dari gue strateginya. :p

Temanya masih sama, kayak postingan sebelumnya. Cuma kali ini gue mengalaminya gak sendirian, ada teman gue, sebut saja namanya A. Cerita kita sama, sama-sama jadi pacar kedua dari mantan kita yang mau nikah. Bedanya adalah:

July 26, 2015

Ari Lasso - Cinta Sejati.



Aku jatuh cinta padamu.
Sejak pertama kita bertemu.
Diam menghuni relung hati.
Kau tak pernah peduli.

Tuhan mengapa kau anugrahkan.
Cinta yang tak mungkin tuk bersatu.
Kau yang tlah lama kucintai.
Ada yang memiliki.

Cinta sejati.
Tak akan pernah mati.
S'lalu menghiasi ketulusan cinta ini.

Jalan hidup t'lah membuat kita.
Harus senantiasa bersama.
Lewati s'gala suka duka.
Tiada cinta bicara.

Dan kau selalu hanya diam membisu.
Meskipun kau tahu.
Betapa dalam cintaku.

Aku jatuh cinta padamu.

June 26, 2015

Rick Price - Heaven Knows.


She's always on my mind.
From the time I wake up, till I close my eyes.
She's everywhere I go, she's all I know.

Though she's so far away.
It just keeps getting stronger everyday
And even now she's gone, I'm still holding on.
So tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Maybe my love will come back someday.
Only heaven knows.
And maybe our hearts will find a way.
Only heaven knows.
And all I can do is hope & pray, 'coz heaven knows.

My friends keep telling me.
That if you really love her, you've gotta set her free.
And if she returns in kind, I'll know she's mine.
But tell me, where do I start, 'coz it's breakin' my heart.
Don't wanna let her go.

Why I live in despair?
'Coz wide awake or dreamin', I know she's never there.
And all the time I act so brave, I'm shakin' inside.
Why does it hurt me so?

Heaven knows... Heaven knows.

June 5, 2015

Aku Sungguh Rindu Kita.

Hai, kamu yang nun jauh disana, semoga selalu dalam lindunganNya.
Jangan lupa bersyukur karena setiap harinya, kita masih bisa bersama.
Meski kita hanya bisa saling bertukar cita dan cinta lewat foto dan suara.

Sampai sekarang aku masih tak percaya.
Kamu yang dulu hilang entah kemana, bisa kembali aku temui tak hanya di mimpi saja.
Ya, ya, ya, kamu dulu menghilang karena salahku pastinya.
Cuma apa yang sudah biarlah sudah, sekarang kita bisa tertawa atasnya.

Benar kata orang, bahwa bahagia itu sederhana.
Ya, sesederhana ketika aku membuka WhatsApp, lalu ada pesanmu dari pagi buta.
Aku bahagia, kenapa? Sebelum kamu pergi ke kantor, setidaknya ada aku melintas di pikiranmu saat itu juga.
Meski setiap hari selalu ada saja masalah di kantormu, atau keluhan dari aku, semoga disana kau juga bahagia.
Karena, Sayang, bahagia harusnya memenuhi kehidupan kita meski dengan segala keterbatasannya.

May 31, 2015

Sayang, Aku Sungguh Rindu.

"Pagi sayang gue yang cantik, semangat ya kerjanya. Senyum jangan lupa. (:"
"Morning Gorgeous, have a happy day. Miss you so much here." 

Selalu ada pesan itu di WhatsApp setiap gue bangun pagi, karena dia yang kerjanya berangkat lebih pagi dari gue. Dia yang jam 5 sudah harus sampai kantor, karena harus morning briefing sama karyawan. Yang kurang tidurnya gara-gara setiap malam harus telponan sama gue sampai seenggaknya jam 01.00 baru bisa tidur, dia yang setiap malam cuma dapat tidur maks 3-4 jam sebelum berangkat kerja. Iya dia, yang sayang sama gue dari beberapa tahun yang lalu.

Kita seperti pasangan normal pada umumnya, yang membedakan hanyalah jarak yang membentang. Dulu, jarak 669-679 km sudah pernah gue lewati dulu sama Nicotine, dan gue kira itu bakalan jadi jarak terjauh yang gue tempuh untuk ketemu sama orang yang gue sayang. Ternyata Tuhan yang Maha Asik punya rencana lain. Hahaha
It takes more than that now, for someone more than Nicotine. Memang sih dari kereta yang awalnya cuma 12 jam menjadi pesawat 1 jam. Cuma, biaya yang kita butuhkan untuk ketemu, waktu yang kita tempuh, apalagi yang dia tempuh, gak sebanding sama lamanya kita ketemu.

Well, we both gave the best thing that we can give. Ketika mau ketemu, kita rencanakan berbulan-bulan sebelumnya. Nabung, berhemat disana-sini demi tiket pesawat, demi bisa pegang tangan masing-masing, demi bisa peluk selama yang kita mau, demi bisa cuddling sambil ngobrolin apa-apa yang terjadi selama kita jalan sendiri-sendiri. Am I happy with that?

May 9, 2015

The Rain - Gagal Bersembunyi.





Hei apa kabarmu jauh di sana?
Tiba-tiba teringat cerita yang pernah kita upayakan.
Ku pikir aku berhasil melupakanmu.
Berani-beraninya kenangan itu datang tersenyum.

Meskipun jalan kita tak bertemu.
Tapi tetap indah bagiku, semoga juga bagimu.

Kau tahu aku merelakanmu.
Aku cuma rindu, aku cuma rindu.
Takkan mencoba tuk merebutmu.
Aku cuma rindu, itu saja.

Gagal, kali ini gagal bersembunyi.
Di balik kata-kata bijak, yang selalu mampu membuat aku terlihat tangguh.
Padahal, hancur lebur harapan yang terlanjur ku percaya.

Dan senyuman itu masih selalu menenangkanku.

April 17, 2015

Rossa - Terlalu Cinta.



Jangan dekat atau jangan datang kepadaku lagi.
Aku semakin tersiksa karena tak memilikimu.
Kucoba jalani hari dengan pengganti dirimu.
Tapi hatiku selalu berpihak lagi padamu.

Mengapa semua ini terjadi kepadaku?.

Tuhan maafkan diri ini.
Yang tak pernah bisa menjauh dari angan tentangnya.
Namun apalah daya ini.
Bila ternyata sesungguhnya aku terlalu cinta dia....


*

April 6, 2015

Ada Band - Haruskah Kumati.


Bagaimana mestinya?
Membuatmu jatuh hati kepadaku.
Tlah kutuliskan sejuta puisi.
Meyakinkanmu membalas cintaku.

Haruskah ku mati karenamu.
Terkubur dalam kesedihan sepanjang waktu.
Haruskah kurelakan hidupku?
Hanya demi cinta yang mungkin bisa membunuhku.
Hentikan denyut nadi jantungku.
Tanpa kau tahu betapa suci hatiku.
Untuk memilikimu

Adakah keikhlasan?
Dalam palung jiwamu mengetukmu.
Ajarkanmu bahasa perasaan.
Hingga hatimu tak lagi membeku.

Tiadakah ruang di hatimu untukku?
Yang mungkin bisa tuk kusinggahi.
Hanya sekedar penyejuk di saat ku layu.
Ku slalu menantimu hingga akhir masa.

*

March 31, 2015

Ungu - Kekasih Gelapku.


Ku mencintaimu, lebih dari apapun.
Meskipun tiada satu orang pun yang tahu.
Ku mencintaimu, sedalam-dalam hatiku.
Meskipun engkau hanya kekasih gelapku.

Ku tahu ku takkan selalu ada untukmu.
Disaat engkau merindukan diriku.
Ku tahu ku takkan bisa memberikanmu waktu.
Yang panjang dalam hidupku.

Yakinlah bahwa engkau adalah cintaku.
Yang ku cari selama ini dalam hidupku.
Dan hanya padamu ku berikan sisa cintaku.
Yang panjang dalam hidupku.

March 16, 2015

Friend or Foe?

Gue bingung kasih judul apa, terus keingat sama judul lagunya t.A.T.u yang ini, Friend or Foe. Ceritanya nanti gak ada hubungannya sama sekali sama lagu itu, bahkan gue baru tahu liriknya siang ini, ya pas gue ngetik ini. Wkwkwkwk

Another story of my love life, ini ceritanya semua tentang 2 orang cowok yang suka sama cewek yang sama. Gue udah lebih dari 3x ngalamin kejadian macam begini. Dimulai dari jaman gue SMA dulu, sampe gue kerja sekarang. Cuma apa bedanya sama cerita yang mendasari gue buat ngepost di blog? Coba baca sampe selesai, mungkin ada yang bisa kalian ambil pelajaran. Soalnya gak bisa kalian ambil duitnya. #Apeu

Gue jaman SMA dulu sering banget deket sama 2 cowok, yang berujung dua-duanya gue pacarin semua rata-rata. Playgirl? You named it. LOL
Sebut saja A dan B yang temenan dari mereka SD-sekarang, gue awalnya kenal sama si A, jadian bentar terus putus. Nah kalo mereka ini, gue gak ngerencanain buat macarin dua-duanya sama sekali. Eh, semua gitu kalo gak salah sih. Gak lama putus dari A, gue dichat sama si B, gue nyaman, gue diajakin pacaran meskipun gak lama. Wkwkwkw :))

Ada juga kejadian serupa, antara C dan D yang temenan dan tetanggaan dari jaman SD-sekarang juga. Si C ini suka tipikal cewek yang girly, sedangkan gue jaman SMA preman banget. Dia selingkuh sama teman sebangku gue jaman kelas 1 SMA. Pasca putus, gue deketin dan jadian sama si D. Jahat? Enggak juga sih, kita impas lah hitungannya. Hahaha XD

Lalu, jaman gue SMA akhir/kuliah awal gue lupa, ada kejadiannya Heroin-Cocaine. Yang belum tahu, coba klik labels EX atau Mantan, semoga nemuin ceritanya ya. Hehehe :D
Everything's is good from that time, until nowadays. Mereka masih sahabatan sampe sekarang tanpa peduli soal status gue. Kalo dari apa yang gue tanyain ke Cocaine sih. Hehehe :p

Nah kalo jaman 1-2 tahun yang lalu, ada kejadian Nyo sama Sunshine. Yang ini, gue pas jadi pacarnya Nyo, gue cuma ngestalk Shine doang, tapi pake kagum sih. Hihihi :3
Baru jadian setelah gue putus sama Nyo ada kali setengah tahunan gitu, dan end upnya sama kayak yang lain, gak lama. Wkwkwk

Nah ini yang seru, buat gue sih, gak peduli buat kalian. Hahaha! Kejadiannya hampir 1 tahun ini, pelakunya ada 2 orang cowok. Sebut saja E dan F, teman yang saling kenal dan satu kosan sudah lama banget. Lalu apa yang bikin cerita mereka beda dari yang lain? Let see.

February 23, 2015

Lesson Learned.

Banyak hal yang terjadi dalam hidup gue selama gue gak ngeblog. Nah, beberapa mau gue share dalam 1 postingan. Bisa dijadiin bahan pelajaran buat yang lain, atau malah bisa buat bahan ketawaan. It depends on you. :)

Gue pernah baca tweet tentang "It's not about the time, it's about priority." Itu adalah kebenaran yang mutlak buat gue, kenapa? Karena gue pernah mengalami kejadian beberapa kali soal menjadi prioritas atau tidak didalam hidup seseorang. Kejadian pertama, kedua, dan ketiga berhubungan sama orang-orang yang mengenal gue lebih dari 5 tahun. Kejadian keempat berhubungan dengan orang yang barusan gue kenal.

Gue dulu pernah jahat dan posesif banget sama cowok gue, gue suruh dia milih antara gue atau teman-temannya. Dan sekarang keadaan berbalik, ketika teman-teman gue lebih sibuk sama orang yang mereka sayang, dan sudah jarang atau malah gak pernah kontakan sama gue. Karma strikes again, true, I admited that. Kejadian 1-3 ceritanya gue ceritain singkat-singkat aja ya? Gue ada teman yang memang barusan punya pacar setelah ribuan tahun lamanya jomblo. Lo tau sendiri kan gimana love birds? Kemana-mana berdua, ngapain aja berdua. Gue biasa mah bisa ngopi kapan aja sama dia, sekarang kepentok "Sorry ya, gue udah ada janji jalan sama cewek gue, kapan-kapan aja ya?" yang sampe sekarang gak terwujud buat sekedar ngopi bareng.

Yang kedua, ini mau gue pas lagi sekota sama dia, atau bahkan enggak, gimanapun ceritanya gak akan bisa ketemu. Dia ada kemungkinan baca cerita ini, dan dia sendirinya tahu betapa betenya gue dan betapa sering gue bahas tentang ini di Social Media manapun. It's the matter of priority, benar-benar kerasa banget didalam kasus ini. Akhirnya sampe gue sendiri pun ogah buat ngajakin ketemuan lagi, mau sampe mati gak ketemu juga gue udah rela. Lo tau setiap orang punya batasannya sendiri kan? :)

October 23, 2014

Seputar Dunia Kerja. (2)

Gue pengen ngepost ini sebenarnya sudah lama, cuma kehalang sama males, males, dan males. Nah ini mumpung lagi bosen banget di kantor, jadilah gue posting sekarang. Ini terinspirasi dari obrolan gue sama sodara gue, dan juga teman gue di Path. Sesuai judul, ini masih sama tentang dunia kerja. Jadi gue sama sodara ngobrol tentang pekerjaan, kita sama-sama baru lulus tahun ini. Dia angkatan 2008, dan gue 2009.

Iya, gue sama dia sama-sama telat lulusnya, puas lo? Gue telat gara-gara keasyikan kerja, dia karena sibuk jadi asisten dosen di Universitasnya. Jadi setelah lulus, pasti tujuan utama kan cari pekerjaan biar bisa menghidupi diri sendiri, dan gak membebani ke orang tua lagi. Gue, bukan membanggakan diri gue sendiri, saking bingungnya nganggur, sebulan melamar ke sekitar 50 perusahaan lebih. Hahaha!

Nah sodara gue? Sepertinya lebih santai daripada gue. Sampai Mbak Nita, sepupu yang paling dekat sama gue, nyeletuk kalo gue mending menikmati masa-masa nganggur kayak sodara gue. Dengan pengalaman kerja yang 0 bulan, selain jadi asisten dosen nih ya, dia tipikal pemilih banget yang berakibat sampai sekarang dia belum dapat panggilan kerja sama sekali. Begitu juga dengan teman gue, dengan pengalaman kerja yang 0 bulan, pas gue tawarin kerjaan, ditolak mentah-mentah karena gak sesuai sama jurusan dia.

Dibawah ini ada tips dari noob tentang bagaimana agar cepat mendapatkan kerja dan gaji yang sesuai kebutuhan kita, atau setidaknya tidak jauh dari target: