Showing posts with label Drama. Show all posts
Showing posts with label Drama. Show all posts

April 29, 2015

You Are So Funny, Anonymous! (2)

Hoam, gak nyangka bakalan ada judul yang sama untuk yang kedua kalinya. Gue berasa macam artis famous loh banyak haters. Hahaha! XD
No, gue gak bangga, karena selain mereka iri sama apa yang gue punya, berarti gue ada kesalahan yang susah mereka terima atau susah mereka maafkan.

Dulu, gue diserang via Twitter, eh, sekarang via SMS sama ask.fm, dengan modus yang berbeda dengan yang sebelumnya. Flashback aja nih, dulu gue "diserang" via Twitter sama akun yang namanya menggunakan nama mantan yang jarang gue sebutkan pasca putus. Diolok-olokin sepuas-puasnya dia, gak gue balas, cuma gue baca doang biar seneng.

Lama gak dipeduliin, akhirnya dengan sendirinya menghilanglah itu akun dari dunia perTwitteran. Hampir setahun kemudian, ada sms masuk dari nomor yang gak ada di phonebook gue, twice. Komen soal gue yang gak bisa move on dari salah 1 mantan yang udah nikah. Is that true that I can't move on from him?

August 29, 2014

My Sassy Girl (엽기적인 그녀)

(image: Google.com)

Karena gue masih dalam masa recovery, dan akhirnya menghabiskan waktu dengan nonton film. Kenapa gak ngegame? Gue nontonin temen main aja kena semprot sama emak, makanya gak ngegame dulu. Sedih. :(

My Sassy Girl was one of my favourite Korean movie, for drama and comedy genre. Film ini bercerita tentang cowok bernama Gyeon-Woo dan cewek aneh yang kayaknya gak pernah disebutin namanya di film ini. Dari awal mereka ketemu pun sudah banyak kejadian aneh dan lucu, dan yang bikin gak nyangka, end upnya manis banget. Semanis gula kapas favourite di Pasar Malam. :)

Di film ini digambarkan bahwa buat bertemu pasangan hidup yang benar-benar pas itu gak akan pernah mudah. Adalah benar, gue contohnya. Kalo gak gue yang nyia-nyiain, gue yang disia-siain. Karma does exist, right? :D
Dan iya, yang pas banget sama asas yang gue pegang, kalo sayang sama orang dan sudah melakukan semua buat dia bahagia tapi tetep aja dianya ngerasa kurang, ya jalan satu-satunya membiarkan dia pergi. Mungkin kebahagiaan yang dia cari hanya bisa dia dapatkan dari orang lain.