Showing posts with label Movie. Show all posts
Showing posts with label Movie. Show all posts

August 29, 2014

My Sassy Girl (엽기적인 그녀)

(image: Google.com)

Karena gue masih dalam masa recovery, dan akhirnya menghabiskan waktu dengan nonton film. Kenapa gak ngegame? Gue nontonin temen main aja kena semprot sama emak, makanya gak ngegame dulu. Sedih. :(

My Sassy Girl was one of my favourite Korean movie, for drama and comedy genre. Film ini bercerita tentang cowok bernama Gyeon-Woo dan cewek aneh yang kayaknya gak pernah disebutin namanya di film ini. Dari awal mereka ketemu pun sudah banyak kejadian aneh dan lucu, dan yang bikin gak nyangka, end upnya manis banget. Semanis gula kapas favourite di Pasar Malam. :)

Di film ini digambarkan bahwa buat bertemu pasangan hidup yang benar-benar pas itu gak akan pernah mudah. Adalah benar, gue contohnya. Kalo gak gue yang nyia-nyiain, gue yang disia-siain. Karma does exist, right? :D
Dan iya, yang pas banget sama asas yang gue pegang, kalo sayang sama orang dan sudah melakukan semua buat dia bahagia tapi tetep aja dianya ngerasa kurang, ya jalan satu-satunya membiarkan dia pergi. Mungkin kebahagiaan yang dia cari hanya bisa dia dapatkan dari orang lain.

March 22, 2014

Free To Play.


This movie is about how hard a gamer persuade their environment, esepecially family to believe in them. To believe that it can be a great job ever! Gue gamer sejak SD, sampe sekarang sudah kerja. Gue ngerasain apa yang dirasain sama Danil "Dendi" Ishutin, Benedict "HyHy" Lim, dan Clinton "Fear" Loomis, meski gue gak bercita-cita jadi professional gamer dan gak pernah ikut kompetisi apapun. Hehehe :D

Gue ngerasain jadi mereka bertiga, dimana keluarga, Mamah gue khususnya, selalu ngomel setiap gue ngegame lupa waktu. Kebanyakan orang beranggapan bahwa ngegame itu gak ada gunanya. Menurut gue ada, gue kalo sumpek pelampiasannya langsung ke game. Bukan yang ngobat atau minum alkohol 70%, eh salah, minum alkohol semacam bir dan kawan-kawan. They prove that their family's point of view was wrong by using their own way, and yeah, they come from different country around the world. Mereka dengan teamnya masing-masing mendaftar kompetisi Dota 2 Internasional. Karena ini film dokumenter, pastinya ada wawancara dengan orang-orang yang bersangkutan dengan 3 pemain utama film ini. Mereka menggapai mimpinya dengan cara dan halangannya masing-masing. This movie brought me into tears and amazed.

Di film ini juga diceritakan bahwa tetaplah berusaha dan berjuang demi apa yang kamu yakini benar.  A GAMER MUST WATCH MOVIE.

March 18, 2014

Her.

(image: Google.com)


One reason why I really want to watch this movie is someone said to me like this before we broke up "Kalo putus sama kamu, aku gak bakalan pacaran sama cewek lain. Aku mau pacaran sama komputerku aja". Then suddenly this movie, after several months if I'm not mistaken, playing at cinema. Jadi gue makin kepo setelah baca sinopsisnya kalo cowok ini, Joaquin Phoenix atau Theodore, jatuh cinta sama Operating System atau OS yang ada di sistem komputernya.

That shit which someone said before to me was getting real. Memang belum terjadi di dunia nyata sih, dimana program bisa benar-benar berinteraksi dengan manusia kayak Samantha (di film ini, nama "suara" komputernya Samantha, which is Scarlett Johansson). Gue kurang suka genre Sci-Fi, another boring movie genre, for me. Gue selalu, entah ketiduran, entah nguap-nguap, entah gue tinggal ngapain aja, atau gue skip bagian filmnya setiap nonton genre ini. Hahaha!

I used to call someone freak, because he really likes this genre. (Sorry there!) Tapi film ini beda dari segelintir film Sci-Fi yang pernah gue tonton. Memang tadi sempet ketiduran sepersekian menit, cuma overall ceritanya bagus, touchy. How Theodore could fall in love with someone he has never seen before, how a voice could break someone's heart even he will never meet Samantha, etc.

December 3, 2013

Forrest Gump.

"Now, I hadn't heard from Jenny in a long while. But I thought about her a lot. And I hoped, whatever she was doing, made her happy - Forrest Gump."


Diawali dari salah satu quote favourite gue diatas, gue akan cerita soal film Forrest Gump. Bukan review sih, cuma menurut gue aja, dan entah itu bisa disebut review apa enggak. Hehehe Gue lagi males ngantor, makanya nyempetin update blog. Hawanya terlalu enak buat angkat pantat dari kasur, apalagi sambil minum susu Ultra dingin segelas gede terus dengerin A Rocket To The Moon - When I'm Gone. :3

Nah, berawal dari hobby dadakan gue yaitu mendadak pengen maraton film, endingnya gue nonton (lagi) film-film favourite gue, Forrest Gump salah satunya. Film ini bercerita tentang seorang manusia yang, yah, kurang sempurna dan nantinya akan sempurna dengan sendirinya. Gue suka film ini karena di film ini diceritakan bahwa semua manusia itu sama, gak ada yang berbeda, kalo dia mau berusaha merubah takdirnya. Itu yang gue tangkap sih ya, banyak juga pelajaran lainnya. Gue dari film ini juga belajar buat nunggu apa yang bener-bener mau gue tunggu, sampai akhir batas kata "mampu". We talk about Forrest, who will always wait for Jenny to go back to what we call "home". Gue gak akan bisa sesetia Forrest memang, mau nunggu Jenny yang seenak jidatnya sendiri, tanpa ada kata pasti. Cuma ya itu tadi, gue bakalan nunggu yang gue mau sampai otak gue mikir kalo "Udah, dia memang gak pantas buat ditunggu. Buang-buang waktu.". Dan juga, Forrest cinta banget sama Jenny, quote diatas salah satunya. Udah lah gak dikasi kepastian, Jenny datang dan pergi seenak jidat sendiri, Jenny gak terlalu sering mikirin Forrest (yang gue tangkap ya, entah yang dirasain Jenny), Forrest gak tahu Jenny dimana, Jenny sedang apa dan sama siapa, tapi Forrest selalu mikirin dan doa yang terbaik buat dia.

Well, memang doa adalah salah satu bukti cinta terbaik yang kita punya. Rather than push someone to stay in our life but he/she has no willingness to stay anymore. Dan ada lagi quote favourite gue, "RUN FORREST! RUN!" simpel, tapi agak masuk diakal. Kenapa agak? Karena dari hal sekecil itu bisa mengubah hidup Forrest Gump dari bocah yang jalan aja susah, bisa jadi pelari yang hebat. Hahaha Funny, eh? :D

Ya memang gue gak bisa sehebat dan sesetia itu, jadi inspirasi buat orang-orang disekitar. Cuma ya gue bisa usahain jadi yang terbaik buat orang yang gue sayang selama gue bisa dan mampu buat itu. When you love someone perfectly with your imperfections.


"Will you marry me, Jenny? I'd make a good husband, Jenny. I'm not a smart man, but I know what love is."



* Ini ada link tentang quote yang lain: http://viralfilm.com/2013/11/25/the-wisdom-of-forrest-gump/